Kekecewaan masyarakat Desa Mongolato Kecamatan Telaga telah mencapai puncaknya. Pasalnya beberapa pekan lalu telah dinyatakan sebagai Jawara tingkat Provinsi dalam lomba KB –Kes, namun ternyata keikutsertaan ditingkat nasional tertolak dengan dikeluarkannya surat penolakan dari PKK pusat yang ditandatangani oleh Ketua PKK Pusat Ny. Evi Mardianto sendiri yang menyatakan bahwa PKK Kabupaten Gorontalo tidak layak untuk dinilai dengan alasan administrasi sehingga bermunculan tanggapan keras yang menyatakan ada indikasi kudeta dan boikot.Sehingganya untuk mengobati kekesalan tersebut Rahmi secara langsung menggelar Rapat Evaluasi PKK KB-Kes Desa Mongolato yang dihadiri oleh empat Ketua PKK Kecamatan Telaga CS yaitu Kecamatan Tilango, Talaga Jaya, Telaga Biru dan Telaga serta seluruh pengurus PKK Kecamatan desa dan dasawisma Kecamatan Telaga bertempat di Sekertariat PKK Desa Mongolato Kecamatan Telaga.Kamis 03/6
Dalam pertemuan tersebut Rahmijati secara terbuka menjelaskan fakta yang ada sehingga masyarakat akan mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Karenanya dalam mengawali penjelasannya Rahmi membacakan surat Ketua PKK Pusat yang bernomor 66/Pokja IV/PKK.PST/III/2008 tertanggal 26 Maret 2008 perihal lomba kesatuan gerak PKK KB-Kes. Dalam surat tersebut terungkap penyebab kegagalan tersebut karena persyaratan tidak terpenuhi seperti keikutsertaan dalam setiap jenis lomba agr provinsi yng bersangkutan mengadakan penilaian terlebih dahulu secara berjenjang mulai dari tingkat desa/kelurahan, Kecamatan, Kabupaten /Kota. Pemenang pertama tingkat provinsi berhak untuk mewakili provinsi ketingkat nasional dengan surat keputusan yang dibuat oleh provinsi, surat keputusan pemenang juga ada pada setiap tingkatan untuk maju ketingkat diatasnya, Adanya surat keputusan tim pelaksana pada setiap tingkatannya, Dokumentasi foto-foto, CD Kliping Koran, foto copy penghargaan yang pernah diterima pada setiap tingkatan, serta ada tidaknya pencanangan PKK KB-Kes.
Untuk membesarkan hati Masyarakat Rahmi menjelaskan bahwa semua hal tersebut merupakan suatu kesalahan bersama dimana fungsi koordinasi dan konsultatif dalam hirarki kepengurusan PKK belum berjalan sebagaimana mestinya.Sehingga Rahmi dalam penjelasannya tidak mau menyalahkan siapa-siapa tetapi mengharapkan pengalaman yang serupa jangan sampai terulangi lagi, dan mengaskan bahwa dengan Rapat evaluasi tersebut PKK bisa mengukur sejauhmana keberhasilan dan kegagalan PKK untuk menjadi dasr pelaksanaan program PKK selanjutnya kedepan “Pengalaman adalah guru terbaik maka jangan samapi hal yang sama terulang lagi” Ungkap Rahmi
Dalam kesempatan tersebut diserahkan bantuan dana operasional bagi 4 PKK Kecamatan CS melalui Wakil Ketua PKK Ny. Maryam Puhi serta bernyanyi duet Rahmi-Maryam membawakan album Pop PKK.




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum