Selamat Datang di Blog Rahmiyati Center. | About Us | Contact | Register | Sign In

20 Juli, 2008

1200 ANAK PAUD IKUT GELADI



Persiapan perayaan Hari Anak Nasional tahun 2008, terus di permantap hal ini terbukti dengan digelarnya gladi massal yang diikuti oleh 1200 anak-anak PAUD utusan Kecamatan se-Kabupaten Gorontalo bertempat di halaman Rumah Dinas Bupati Goronalo. Sabtu 18/7
Geladi ini dilakukan sehubungan dengan penampilan konfigurasi anak-anak dalam bentuk tarian dana-dana massal dan drumband anak PAUD yang beberapa pekan lalu telah mengikuti latihan. Seluruh panitia hadir, pelatih, serta orang tua anak tumpah dihalaman sehingga jalur jalan depan rumah dinas untuk sementara ditutup. Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Rahmijati David Bobihoe didampingi oleh Wakil Ketua PKK Ny. Maryam Puhi serta ketua DWP Ny. Ermita Nadjamudin Laya mengawali kegiatan tersebut dengan berdiri didepan memimpin barisan anak-anak PAUD dalam membentuk berbagai formasi yang telah ditetapkan serta menghimbau kepada seluruh orang tua anak agar tidak turun kelapangan dan membiarkan anak-anak untuk mandiri.
Rahmijati dalam sambutannya mengatakan bahwa gelar tarian tradisional daerah dana-dana dan drum band anak PAUD tersebut untuk menyemarakan peringatan HAN tingkat Kabupaten Gorontalo yang bakal dihadiri langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan RI Ny. Meutia Hatta pada tanggal 27 Juli 2008 mendatang, sehingga Rahmijati mengharapkan agar pada hari perayaan puncak peringatan HAN kelak harus sukses, dan benar-benar menjadi harinya anak-anak.” Jadikan HAN tahun ini benar-benar harinya anak-anak biarkan mereka berkreasi sesai keinginananya” Ujar Rahmi.
Geladi berlangsung dengan penuh keceriaan, tak kala ketua PKK Ny. Rahmijati yang juga selaku ketua forum PAUD Kabupaten Gorontalo didampingi oleh Wakil Ketua PKK Ny. Maryam Puhi turun langsung untuk mengikuti atraksi dana-dana serta iring-iringan drum band anak-anak.
Sementara itu dari tim pelatih yang dipimpin oleh Ny. Maryam Kobi dalam penjelasannya mengatakan bahwa anak-anak tidak bisa dipaksakan untuk melakukan sesuatu, tetapi meraka melakukan apa yang telah di ajarkan sehingga penampilannya apa-adanya, sehingga bagi orang tua diharapkan untuk membiasakan anak untuk mandiri.
Share this article now on :

Posting Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum