Rencana keberangkatan dari 30 kader PKK untuk mengikuti pelatihan gender di Malang, dipastikan pada hari Senin 09/06 mendatang. Hal ini terungkap pada pelaksanaan rapat koordinasi PKK yang membahas tentang pemantapan jadwal keberangkatan peserta pelatihan, yang dipimpin langsung oleh Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Rahmijati David Bobihoe didampingi oleh wakil ketua PKK Ny. Maryam Puhi, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Gorontalo Ny. Roswati Lasimpala, kepala BPMD Ismail Onu, S.Ag serta 30 kader PKK terpilih, bertempat di Aula Rumah Dinas Bupati Gorontalo. Jumat, 06/6
Dalam rapat tersebut, dilakukan pengecekan segala persiapan meliputi kesiapan administrasi, dimana sebelumnya nama-nama yang bakal ikut telah dikirimkan sehingga perlu dilakukan pengecekan kembali, serta persiapan perting lainnya meliputi seragam pelatihan dan pembekalan pengetahuan lainnya khsusus mengenai PKK itu sendiri.
Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Rahmijati David Bobihoe mengatakan bahwa persiapan ini perlu dilakukan, mengingat bahwa kegiatan ini berskala nasional untuk memenuhi surat pemanggilan peserta pelatihan perencanaan pembangunan berwawasan
gender dari Departemen dalam negeri Republik Indonesia Balai besar pemberdayaan masayarakat di malang nomor 411.43/178/BBPMD/V/2008 tertanggal 22 Mei 2008 pekann lalu, apalagi sesuai penjelasan surat panggilan tersebut bahwa kegiatan ini hanya diikuti oleh kabupaten Madiun Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo sebagai tindak lanjut dari MOU sebelumnya. “Kader PKK yang berangkat benar-benar yang menguasai PKK ditingkat kecamatan dan desa” Ungkap Rahmi.
Dalam pertemuan itu sempat dibahas mengenai dana perjalanan yang saat ini telah mengalami kenaikan, namun hal tersebut menurut Rahmijati sebab hampir seluruh biaya akomodasi ditanggung oleh panitia pusat. “Dana pelaksanaan hampir seluruhnya ditanggung oleh panitia, namun bagi kader yang berangkat setidaknya dibekali dengan uang saku” ungkap Rahmi




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum