Sebagai bentuk kepedulian terhadap organisasi wanita diwilayahnya, Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Rahmijati David Bobihoe didampingi oleh Wakil Ketua PKK Ny. Maryam Sofyan Puhi, Ketua DWP. Ny. Ermita Nadjamudin Laya serta seluruh anggota PKK Kabupaten Gorontalo, menghadiri sekaligus membuka acara milad setahun berdirinya organisasi salimah atau persaudaudaraan muslimah kabuapten Gorontalo, bertempat di gedung Gapensi Kabupaten Gorontalo Sabtu 31/05
Dalam sambutan singkatnya Rahmijati mengatakan bahwa Salimah merupakan salah satu organisasi wanita yang telah menjadi anggota GOW gabungan organisasi wanita Kabupaten Gorontalo meski dalam usianya yang sangat belia, diharapkan untuk menjadi mitra dari PKK untuk memberikan perubahan, serta menawarkan solusi bagi masalah kompleksitas perempuan di daerah. Masalah yang harus dihadapi tersebut jelas Rahmi meliputi minimnya pemahaman terhadap nilai islam, kemiskinan, kebodohan, Narkoba, pornografi/pornoaksi, kekerasan terhadap anak, bahaya media serta lemahnya pemahaman terhadap pola asuh anak.
Sehingganya, menurut Rahmi sesuai realita yang ada, lakah-langkah rasional yang harus ditempuh oleh organisasi wanita adalah dengan menunjukan perannya dalam membina kelompok wanita di masyarakat yang menurutnya telah turut dirintis oleh Salimah “Solusi poditif persoalan wanita bias di wujudkan dengan membina kelompok wanita dalam bentuk majelis taklim, seminar narkoba, repoduksi wanita, khitanan massal” Ungkap Rahmi.
Diakhir sambutannya Rahmijati membacakan sebuah puisi yang bersisi motivasi bagi seluruh oraganisasi wanita “Sesungguhnya jalan mencapai puncak ituberat, tetapi tetap bertahan dipuncak jauh lebih berat, barang siapa yang mengintip pahala karena keikhlasan, niscaya menjadi ringanlah semua persoalan. Sejenak mari kita gali energe, agar langkah yang kita titi mantap sepenuh hati. Energi itu ada dalam diri kita, motivasi diri adalah bahan bakarbagi kehidupan percaya diri adalah gas penggerak kehidupan, tahu diri adalah rem yang mengendalikan. Empat energi kemenangan yang asasi :iman, keikhlasan, semangat, amal sebagai karakter. Sesungguhnya dasar keimanan adalah hati yang cerdas, asas keikhlasan adalah nurani yang jernih, pondasi semangat adalah semangat yang menggelora, pijakan amal adalah kemauan yang kuat. Energi spiritual memberikan kesabaran menggugah semangat jihad yang membara menggelorakan jiwa lebih bergairah, melahirkan keteguhan dan ketegaran, hingga akhirnya membangkitkan rasa percaya diri yang tinggi. Happy ending full barokah, hidup istiqamah dan berakhir khsusl khatimah”
Dalam kesempatan itu pula Rahmijati menyerahkan dana bantuan berupa sejumlah uang kepada panitia guna operasioanl kegitan dariu ibu-ibu salimah.
Dalam sambutan singkatnya Rahmijati mengatakan bahwa Salimah merupakan salah satu organisasi wanita yang telah menjadi anggota GOW gabungan organisasi wanita Kabupaten Gorontalo meski dalam usianya yang sangat belia, diharapkan untuk menjadi mitra dari PKK untuk memberikan perubahan, serta menawarkan solusi bagi masalah kompleksitas perempuan di daerah. Masalah yang harus dihadapi tersebut jelas Rahmi meliputi minimnya pemahaman terhadap nilai islam, kemiskinan, kebodohan, Narkoba, pornografi/pornoaksi, kekerasan terhadap anak, bahaya media serta lemahnya pemahaman terhadap pola asuh anak.
Sehingganya, menurut Rahmi sesuai realita yang ada, lakah-langkah rasional yang harus ditempuh oleh organisasi wanita adalah dengan menunjukan perannya dalam membina kelompok wanita di masyarakat yang menurutnya telah turut dirintis oleh Salimah “Solusi poditif persoalan wanita bias di wujudkan dengan membina kelompok wanita dalam bentuk majelis taklim, seminar narkoba, repoduksi wanita, khitanan massal” Ungkap Rahmi.
Diakhir sambutannya Rahmijati membacakan sebuah puisi yang bersisi motivasi bagi seluruh oraganisasi wanita “Sesungguhnya jalan mencapai puncak ituberat, tetapi tetap bertahan dipuncak jauh lebih berat, barang siapa yang mengintip pahala karena keikhlasan, niscaya menjadi ringanlah semua persoalan. Sejenak mari kita gali energe, agar langkah yang kita titi mantap sepenuh hati. Energi itu ada dalam diri kita, motivasi diri adalah bahan bakarbagi kehidupan percaya diri adalah gas penggerak kehidupan, tahu diri adalah rem yang mengendalikan. Empat energi kemenangan yang asasi :iman, keikhlasan, semangat, amal sebagai karakter. Sesungguhnya dasar keimanan adalah hati yang cerdas, asas keikhlasan adalah nurani yang jernih, pondasi semangat adalah semangat yang menggelora, pijakan amal adalah kemauan yang kuat. Energi spiritual memberikan kesabaran menggugah semangat jihad yang membara menggelorakan jiwa lebih bergairah, melahirkan keteguhan dan ketegaran, hingga akhirnya membangkitkan rasa percaya diri yang tinggi. Happy ending full barokah, hidup istiqamah dan berakhir khsusl khatimah”
Dalam kesempatan itu pula Rahmijati menyerahkan dana bantuan berupa sejumlah uang kepada panitia guna operasioanl kegitan dariu ibu-ibu salimah.




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum