Setelah hampir 10 hari menjalankan ibadah umroh, Rombongan umroh PKK dan DWP Kabupaten Gorontalo yang berjumlah 29 orang Sabtu 02/5 kemarin, tiba di Limboto. Perjalanan pulang tersebut berlangsung selama 2 hari setelah rombongan menyelesaikan ibadah tawaf wada atau tawaf akhir di Masjidil Haram. Rombongan disambut oleh Ketua Dewan Penyantun PKK Kabupaten Gorontalo Bupati Gorontalo David Bobihoe Akib, Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Rahmijati David Bobihoe dan anggota PKK lainnya. Penyambutan dilakukan secara sederhana, yang didahului dengan doa bersama yang dipimpin oleh imam mesjid kecamatan Limboto kemudian disi dengan penyampaian pesan dan kesan oleh sekertaris daerah Ir. Haris Nadjamudin, serta perwakilan dari robongan jemaah PKK Ny. Suryati Tongkodu, SH dan diakhiri dengan sambutan selamat datang oleh Bupati Gorotnalo bertempat di rumah dinas Bupati Gorontalo.
Bupati Gorontalo dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam ibadah umrah merupakan pengalaman Rohani bagi setiap yang menjalaninya, dimana semua rukun yang telah dijalankan semata-mata ibadah kepada Allah . sehingga umrah juga menjadi ajang introspeksi diri dan kedepan berniat untuk melakakukan hal-hal yang dilarang oleh tuntunan agama.
Sementara itu Ketua PKK Kabupaten Gorotnalo Ny. Rahmijati David Bobihoe mengatakan bahwa dirinya merasa bangga dengan PKK dan DWP yang telah melaksanakan umrah dengan sempurna, dan kembali dalam keadaan sehat wal afiat, serta mengatakan bahwa dirinya kembali akan mendampingi rombongan umrah ke dua PKK dan DWP Kabupaten Gorontalo hingga ke bandara internasional Jakarta, yang akan berangkat pada tanggal 10 Mei 2008 kedepan.
Dalam rangkaian penyambutan, rombongan curhat dihadapan pemerintah daerah, dimana perjalanan tersebut sangat berkesan bagi mereka, dimana mereka telah meyaksikan secara langsung tempat-tempat bersejarah seperti padang arafah atau jabal Rahmah muzdalifah Mina, dan Goa Hira tempat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama, mengunjungi mesjid Kuba, kiblatain, khandak, jabal uhud dan pasar korma, ziarah kemakam nabi serta tempat-tempat bersejarah lainnya. Namun menurut mereka yang paling mengesankan adalah ketika berusaha untuk mencium hazar Aswad atau Batu syurga, dimana mereka harus mempertaruhkan nyawa, bergelantungan diantara jamah yang berasal dari negeri arab yang memiliki postur badan tinggi” ungkap Suryati salah satu anggota umrah dari PKK.
Bupati Gorontalo dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam ibadah umrah merupakan pengalaman Rohani bagi setiap yang menjalaninya, dimana semua rukun yang telah dijalankan semata-mata ibadah kepada Allah . sehingga umrah juga menjadi ajang introspeksi diri dan kedepan berniat untuk melakakukan hal-hal yang dilarang oleh tuntunan agama.
Sementara itu Ketua PKK Kabupaten Gorotnalo Ny. Rahmijati David Bobihoe mengatakan bahwa dirinya merasa bangga dengan PKK dan DWP yang telah melaksanakan umrah dengan sempurna, dan kembali dalam keadaan sehat wal afiat, serta mengatakan bahwa dirinya kembali akan mendampingi rombongan umrah ke dua PKK dan DWP Kabupaten Gorontalo hingga ke bandara internasional Jakarta, yang akan berangkat pada tanggal 10 Mei 2008 kedepan.
Dalam rangkaian penyambutan, rombongan curhat dihadapan pemerintah daerah, dimana perjalanan tersebut sangat berkesan bagi mereka, dimana mereka telah meyaksikan secara langsung tempat-tempat bersejarah seperti padang arafah atau jabal Rahmah muzdalifah Mina, dan Goa Hira tempat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama, mengunjungi mesjid Kuba, kiblatain, khandak, jabal uhud dan pasar korma, ziarah kemakam nabi serta tempat-tempat bersejarah lainnya. Namun menurut mereka yang paling mengesankan adalah ketika berusaha untuk mencium hazar Aswad atau Batu syurga, dimana mereka harus mempertaruhkan nyawa, bergelantungan diantara jamah yang berasal dari negeri arab yang memiliki postur badan tinggi” ungkap Suryati salah satu anggota umrah dari PKK.




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum