Kondisi masyarakat yang tertimpa musibah di Kecamatan Boliyohuto cukup memprihatinkan, sebagian besar penduduk yang ada di pesisir sungai Totopo rumahnya tergenang banjir, dan lumpur halus memenuhi sekitar isi rumah setinggi tumit orang dewasa, lebih parah lagi disekitar halaman rumah, berserakan berbagai macam jenis tumbuhan yang tersangkut. Hal ini menjadi pemandangan yang ditemui oleh PKK Kabupaten Gorontalo yang dipimpin oleh ketua PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Rahmijati David Bobihoe didampingi oleh PKK Boliyohuto Ny. Nety Buloto dan pemerintah kecamatan saat meninjau sekaligus memberikan bantuan kepada korban banjir yang dipusatkan di dusun Datahu Desa Diloniyohu Kecamatan Boliyohuto. Senin 30/4.
Dilokasi yang dikunjungi tersebut sekitar 50 rumah yang tergenang banjir bahkan salah satu rumah telah terpisah dengan dapur dibawa oleh arus air sungai Totopo. Rahmijati yang ingin melihat kondisi rumah penduduk, terpaksa berjuang keras mengitari pekarangan rumah yang telah di penuhi dengan lumpur setinggi lutut sehingga Rahmi nyaris tergelincir. Dalam penjelasannya Rahmi mengatakan bahwa kunjungannya tersebut semata-mata untuk membesarkan hari dari masyarakat yang terkena musibah, untuk tetap bersabar, sehingga meskipun melihat keadaan separah itu Rahmi tetap berusaha untuk tetap bercanda dengan para korban, khususnya ibu-ibu rumah tangga, bahkan Rahmijati turut bergabung dengan masyarakat ainnya untuk membersihkan lumpur untuyk membuat mereka agar bisa tersenyum "Ternyata di balik penderitaan meraka masih bisa tersenyum"Jelas Rahmi
Kunjungan PKK tersebut tidak sendiri, ternyata turut didampingi oleh bapak Astri Tuna selaku Kepala Dinas Sosial Sosial Kabupaten Gorontalo yang mengangkut paket bantuan berupa bahan makanan bagi para korban, sehingga dalam kesempatan itu setiap rumah yang dikunjungi Rahmijati langsung menyerahkan bantuan makanan paket, sekaligus bantuan berupa uang tunai dari kantong pribadinya, sementara itu untuk bantuan korban lainnya dipusatkan di SMP 6 satu atap Boliyohuto yang turut tertimpa musibah, sementara bagi anak-anak sekolah Rahmi membagi-bagikan uang dan menyarankan agar segera membersihkan ruangan kelas agar segea bisa belajar.
Dilokasi yang dikunjungi tersebut sekitar 50 rumah yang tergenang banjir bahkan salah satu rumah telah terpisah dengan dapur dibawa oleh arus air sungai Totopo. Rahmijati yang ingin melihat kondisi rumah penduduk, terpaksa berjuang keras mengitari pekarangan rumah yang telah di penuhi dengan lumpur setinggi lutut sehingga Rahmi nyaris tergelincir. Dalam penjelasannya Rahmi mengatakan bahwa kunjungannya tersebut semata-mata untuk membesarkan hari dari masyarakat yang terkena musibah, untuk tetap bersabar, sehingga meskipun melihat keadaan separah itu Rahmi tetap berusaha untuk tetap bercanda dengan para korban, khususnya ibu-ibu rumah tangga, bahkan Rahmijati turut bergabung dengan masyarakat ainnya untuk membersihkan lumpur untuyk membuat mereka agar bisa tersenyum "Ternyata di balik penderitaan meraka masih bisa tersenyum"Jelas Rahmi
Kunjungan PKK tersebut tidak sendiri, ternyata turut didampingi oleh bapak Astri Tuna selaku Kepala Dinas Sosial Sosial Kabupaten Gorontalo yang mengangkut paket bantuan berupa bahan makanan bagi para korban, sehingga dalam kesempatan itu setiap rumah yang dikunjungi Rahmijati langsung menyerahkan bantuan makanan paket, sekaligus bantuan berupa uang tunai dari kantong pribadinya, sementara itu untuk bantuan korban lainnya dipusatkan di SMP 6 satu atap Boliyohuto yang turut tertimpa musibah, sementara bagi anak-anak sekolah Rahmi membagi-bagikan uang dan menyarankan agar segera membersihkan ruangan kelas agar segea bisa belajar.




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum